Senin, 01 Agustus 2011

Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah pengelomokan pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang homogen, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dipilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk.

Pengertian pasar menurut :

a. Menurut pengertian Yuridis, pasar adalah tempat atau bursa di mana saham-saham diperjualbelikan.

b. Menurut pedagang, pasar adalah tempat atau lokasi dimana produk-produk tersebut diterima, dipilih, disimpan dan dijual.

c. Menurut manajer, pasar adalah tempat atau letak geografis (kota, desa) di mana manajer harus memutuskan mengenai distributor, produk yang dijual, periklanan, salesman dan lain sebagainya.

d. Menurut ahli ekonomi, pasar adalah semua orang atau kelompok yang memiliki perhatian, baik riil maupun potensial terhadap suatu produk atau golongan produk.

e. Menurut seorang pemasar, pasar adalah semua orang, kelompok usaha, lembaga perdagangan yang membeli atau cenderung untuk membeli suatu produk atau jasa.

Berdasarkan motif beli para konsumen untuk membeli suatu produk, pasar dapat dibagi atau dikelompokan sebagai berikut :

a. Pasar konsumen, yaitu sekelompok pembeli barang dan jasa untuk dikonsumsi dan bukan dijual atau diproses lebih lanjut.

b. Pasar Produsen, yaitu pasar yag terdiri atas individu-individu atau organisasi-organisasi yang memerlukan barang dan jasa untuk diproses atau diproduksi lebih lanjut dan kemudian dijual atau disewakan.

c. Pasar Pedagang, yaitu pasar yang terdiri atas individu-individu atau organisasi-organisasi yang biasanya disebut perantara penjualan atau distributor yang memerlukan barang-barang untuk dijual lagi dengan tujuan memperoleh laba.

d. Pasar Pemerintah, yaitu pasar dimana terdapat lembaga-lembaga pemerintah, seperti departemen, direktorat, dan instansi lainnya.

e. Pasar Internasional, yaitu pasar yang meliputi beberapa atau seluruh negara di dunia. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup pribadi atau rumah tangga, mendapatkan laba dengan menjual lagi barang tersebut, menyewakan atau memproses lebih lanjut barang tersebut dan melayani kepentingan umum.

Tujuan adanya segmentasi pasar adalah sebagai berikut :

a. Menyalurkan uang dan usaha ke pasar potensial yang paling menguntungkan.

b. Merencanakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar.

c. Menentukan cara-cara promosi yang paling tepat bagi perusahaan.

d. Memilih media advertensi yang lebih baik dan menemukan bagaimana mengalokasikan secara baik.

e. Mengatur waktu yang sebaik-baiknya dalam usaha promosi.

f. Para penjual atau pengusaha akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menempatkan (mengarahkan) serta membandingkan kesempatan kesempatan atau harapan dalam pemasaran sehingga dapat mempelajari kebutuhan tiap segmen.

g. Para penjual dapat menggunakan pengetahuannya untuk menanggapi usaha pemasaran yang berbeda-beda sehingga dapat mengalokasikan anggarannya dengan lebih tepat terhadap berbagai segmen.

h. Penjual dapat mengatur lebih baik produknya dan cara pemasarannya.

Syarat-syarat segmentasi pasar agar dapat berjalan dengan efektif adalah :

a. Measurability, yaitu ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu pembeli harus dapat diukur atau dapat didekati.

b. Accessibility, yaitu suatu keadaan dimana perusahaan dapat secara efektif memusatkan (mengarahkan) usaha pemasarannya pada segmen yang telah dipilih.

c. Substantiability, yaitu segmen harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.

Dasar-dasar segmentasi pasar yang terpenting adalah sebagai berikut:

1. Geographic variables, yaitu pengelompokan dengan menggunakan ukuran daerah atau kota, pinggiran kota, desa, pantai,pegunungan dan lain sebagainya.

2. Demographic variables, yaitu pengelompokan pasar dengan menggunakan variable-variabel kependudukan. Antara lain jenis kelamin, besarnya keluarga, pendapatan, dan lain sebagainya.

3. Psycographic variables, yaitu pengelompokan pasar dengan menggunakan sifat pemberani, bebas, tidak bebas, konservatif, liberal dan lain sebagainya.

4. Buyer behavior variability, yaitu pengelompokan pasar dengan menggunakan ukuran rata-rata pemakaian (tidak memakai, sedikit, medium, danyak memakai), tingkat kesediaan, ukuran loyalitas pada merek dan lain sebagainya.

Dalam mendekati suatu pasar yang baru, akan selalu timbul empat pertanyaan yaitu :

- Objek pembelian, yaitu mengenai apa yang dibeli.

- Objektifitas pembelian, yaitu mengenai mengapa seseorang membeli.

- Organisasi pembelian, yaitu mengenai siapa yang membeli atau yang berperan dalam pembelian.

- Operasi pembelian, yaitu mengenai bagaimana pembeliannya.

ref : Modul Menata Produk, Drs. Sutrisno & Kusuma Ruswandi, S.Pd : yudhistira

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar